//
you're reading...
Science

Apakah Guruh (Petir) Itu Malaikat?

 

 

 

????????

 

Dalam Sura 13:13 kita membaca: “Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya”.

 

 

وَيُسَبِّحُالرَّعْدُبِحَمْدِهِوَالْمَلائِكَةُمِنْخِيفَتِهِوَيُرْسِلُالصَّوَاعِقَفَيُصِيبُبِهَامَنْيَشَاءُوَهُمْيُجَادِلُونَفِياللَّهِوَهُوَشَدِيدُالْمِحَالِ 

 

Wayusabbi[h]u a(l)rraAAdu bi[h]amdihi wa(a)lmal[a]-ikatu min kheefatihi wayursilu a(l)[ss]aw[a]AAiqa fayu[s]eebu bih[a] man yash[a]o wahum yuj[a]diloona fee All[a]hi wahuwa shadeedu almi[ha]l(i)

 

Al-Baidawi mengatakan, “Ibn Abbas mengisahkan bahwa, ‘Nabi ditanyai mengenai guruh. Ia menjawab: ‘Itu adalah malaikat yang dipercayakan [untuk mengatur] awan-awan. Ia menjalin lidah-lidah api yang digunakannya untuk mengatur awan dan para malaikat’”.

 

Sambil mengutip Ibn ‘Abbas, Al-Tirmidhi mengemukakan: “Orang Yahudi menemui Muhammad dan berkata, ‘Katakanlah kepada kami mengenai guruh. Apakah guruh itu?’ Ia berkata, ‘Satu dari para malaikat itu dipercayakan [mengatur] awan. Ia menjalin lidah-lidah api yang digunakannya untuk mengatur awan kemanapun Allah menghendakinya’”.

 

Ibn Abi Hatim, berdasarkan otoritas Muhammad Ibn Muslim, mengemukakan: “Dikatakan kepada kita bahwa guruh adalah malaikat dengan 4 wajah; wajah manusia, wajah kerbau, wajah elang; dan wajah singa. Jika ia menggerakkan sayapnya, maka itulah guruh”.

 

Ibn ‘Abbas mengatakan, “Orang Yahudi menemui Muhammad dan berkata, ‘Katakanlah kepada kami mengenai guruh. Apakah itu?’ Ia menjawab, ‘Salah satu dari para malaikat yang dipercayakan [untuk mengatur] awan. Ia menjalin lidah-lidah api yang digunakannya untuk mengarahkan awan kemanapun Allah menghendakinya’. Mereka berkata, ‘Lalu mengenai suaranya, apakah itu?’ Ia berkata, ‘Itu karena ia menghardik awan-awan, yakni agar mereka berhenti di tempat yang diperintahkan kepada mereka’”.

 

Hadith lainnya mengklaim bahwa “guruh adalah malaikat yang menghardik awan. Guruh adalah malaikat superior yang bernama Rufil”; namun Hadith lainnya mengatakan bahwa itu adalah “malaikat yang dipercayakan untuk mengatur awan; ia mengumpulkan [awan-awan] yang berada di sisi yang jauh dari bukit dan menggabungkannya. Ia mempunyai tongkat [atau pedang] di tangannya; ketika ia mengangkatnya maka terjadilah petir, dan ketika ia mengayunkannya maka itulah guruh”.

 

Kami bertanya: Mengingat guruh dan petir adalah fenomena alamiah yang merupakan hasil dari pertemuan ion-ion positif dan negatif di udara yang dingin dan panas, bagaimana anda dapat mengatakan bahwa guruh dan petir “berasal” dari malaikat?

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: