//
you're reading...
Apologetik

Setan Lari Saat Adzan, Tapi Datang Kembali Saat Shalat!

adzan
Pertanyaan:

 

“Jika setan lari dari zikrullah (adzan), lalu kenapa ia datang saat shalat untuk menggoda?”

 

Rasul Allah bersabda, “Ketika panggilan adzan dikumandangkan maka  Satan lari sambil mengeluarkan suara kentut agar ia tidak mendengar suara adzan. Ketika panggilan adzan selesai maka ia datang kembali. Dan ketika iqamat dikumandangkan Setan kembali berlari dan setelah selesai ia kembali lagi, lalu ia membisikkan kedalam hati seseorang (untuk mengalihkan perhatiannya dari salat) dan membuatnya teringat akan hal-hal yang tadinya terlupakan disaat sebelum salat, sehingga seseorang lupa berapa rakaat yang sudah dilaksanakannya dalam salatnya. (HS.Bukhari, 11.582)

 

Jawaban:

 

Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd al-’Abbad

 

Azan adalah panggilan umum yang akan Allah perdengarkan kepada siapa yang Dia kehendaki dari makhluk-Nya. Oleh karenanya, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa semua benda basah dan kering yang adzan sampai kepadanya akan menjadi saksi bagi muadzin. Disebutkan: di antara sebab kaburnya setan saat adzan adalah karena ia tidak ingin menjadi bagian orang-orang yang mendengar adzan sehingga menjadi saksi bagi muadzin terhadap adzannya. Sebagaimana yang telah maklum, adzan adalah suara keras yang berisi dzikrullah ‘Azza wa Jalla. Hal itu menyakitkan bagi setan….

 

Sedangkan maksud ia mendatangi dan mengganggu orang dalam shalatnya adalah dengan hal itu ia hendak menghalanginya dari zikir. Sedangkan terhadap muadzin, tak mungkin ia bisa mempermainkan dan menyibukkannya dari adzan. Karena adzan pasti sempurna, tetapi yang ia inginkan adalah menyibukkan (memalingkan) orang dari shalat. Maka setelah orang-orang menyambut seruan adzan lalu mendatangi shalat dan mengerjakannya, maka setan ingin merusak shalat tersebut.
Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

 

KOMENTAR KRITIS:

 

SATU. Hadis ini tentu bagian dari “dongeng seribu satu malam” yang mengasyikkan dunia Arabia di zaman dulu. Dan jawaban yang diberikan adalah kelanjutan dari pembodohan Muslim.

 

Sebab Setan tidak akan lari oleh suara atau kekuatan apapun, kecuali satu, yaitu kuasa Firman Tuhan yang memang dimaksudkan untuk mengusirnya. Jangankan suara adzan, Muhammad sendiripun dapat jatuh dalam kuasa setan dan berbuat dosa sewaktu-waktu (Ibn Ishaq, Sirat, pp.165,166 ttg ayat2 setan yang otentik, QS.47:19, 48:1-2; 22: 52-53).

 

Kedekatan Allah cuma sampai kepada urat leher seseorang,
”Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (QS.50:16). Tetapi Setan bahkan berbaur dengan aliran darahnya seseorang, “Setan mengalir ditubuh anak-anak Adam seperti darah manusia beredar ditubuhnya” (HS.Bukhari 3. 33.255).

 

DUA. Tidak ada dalilnya bahwa Setan akan takut dengan suara adzan (menyerukan orang) melebihi salat yang menyerukan Allah, yaitu menyerukan kehadiran pertolongan dan perlindungan Allah terhadap setan. Adzan hanyalah penandaan dan pemberitahuan tentang waktu-fisik bersalat, “marilah solat berjemaah”, bukan kuasa pengusiran ruh. Konyol hadis-nya!

 

TIGA. Setan itu ruh. Ia adalah malaikat-jahat-gelap, yang membedakannya dengan malaikat-kudus-terang dalam aspek-aspek rohani. Dalam diri intrinsik-nya, dia tidak punya KENTUT FISIK untuk mempekakkan kupingnya sendiri di atas suara guntur ataupun adzan. Bodoh sekali Muslim dibawa-bawa untuk mempercayai setan yang bisa kentut, dan suara kentut silumannya (yang tak kedengaran) bisa mengatasi suara adzan yang kedengaran. (Kalau begitu, suara kentutnya malah menjadi pemenang atas adzan?). Gelombang suara keduanya adalah berlainan domain atau dimensinya, dan tentu tidak bisa saling meniadakan! Anda tak dapat membandingkan 12 meter panjang tali dengan 10 liter volume air lalu berkata, “Nah, tali mengalahkan air”!

 

EMPAT. Setan lari terbirit-birit ketika adzan dan iqamat dikumandangkan (??) lalu setan balik kembali dan masuk ke hati Muslim yang sedang salat (??).
Setan tidak takut kepada benda dan mahkluk apapun selain hanya takut pada Tuhan. Ia paling tidak suka jikalau anda dan saya makin dekat dan taat kepadaNya, alias diselamatkan olehNya. Jadi Setan tidak perlu dan tidak akan lari karena “takut” suara penandaan waktu salat melebihi  “takut” akan kedekatan anda kepada Sang Khalik dikala anda bersalat “berbicara dan menyembah” Dia. Dan salat adalah puncak kedekatan anda dengan Tuhan secara pribadi, dan itu yang paling ditakuti setan sehingga ia berjuang keras untuk mematahkannya dengan cara apa saja. Istilah yang lebih tepat: Setan masih akan santai-santai (bukan takut ter-birit-birit) dan pasang siaga-1 (lampu kuning) terhadap suara adzan. Tapi dia akan pasang siaga-7 (super gawat-darurat) pada saat anda akan masuk dalam salat! Hadis Nabi diatas sungguh tidak ada dalilnya, di Quran atau diotak yang waras. Muhammad berdongeng untuk mengasyikkan para pendengar Arabnya dijaman kebodohan, yang kini kok masih diimani dengan lebih bodoh!

 

Betapa relatifnya adzan yang dapat diatur-atur oleh politiking manusia, dikisahkan dibawah ini. Wakil Presiden Boediono masih berakal budi sepenuhnya diantara semua lainnya yang telah mati rasa:

 

“Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Presiden Boediono meminta Dewan Masjid Indonesia dapat membahas soal pengaturan pengeras suara di masjid. “Dewan Masjid Indonesia kiranya juga dapat mulai membahas, umpamanya, tentang pengaturan penggunaan pengeras suara di masjid-masjid,” ujar Boediono dalam sambutannya pada pembukaan Muktamar VI Dewan Masjid Indonesia di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (27/4/2012).

 

Menurutnya suara adzan yang sayup-sayup lebih merasuk ke sanubari. “Namun demikian, apa yang saya rasakan barangkali juga dirasakan oleh orang lain, yaitu bahwa suara adzan yang terdengar sayup-sayup dari jauh terasa lebih merasuk ke sanubari kita dibanding suara yang terlalu keras, menyentak, dan terlalu dekat ke telinga kita,” imbuhnya. [Widad/rpb, dtk]

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: