//
you're reading...
Jibril, Muhamad

Tahukah Anda, Jibril pernah ingkar janji terhadap Muhammad?

Bahwa sekali tempo Jibril dan Muhammad pernah berselisih atau salah paham?
Bahwa sekali tempo Jibril diam-diam ingkar janji terhadap Muhammad secara sepihak?
Bahwa sekali tempo Jibril pernah menolak kenajisan dilingkungan rumah Muhammad,
padahal beliau yang telah Nabi itu tidak merasakan rumahnya najis.
Bahwa Jibril tetap membiarkan kenajisan itu berjalan beberapa lama dalam rumah Nabi, dan baru kemudian diberitahukannya kepada Muhammad masalahnya yang sebenarnya.
Bahkan untuk itu Jibril terpaksa diam-diam membatalkan janjinya kepada Muhammad secara sepihak? Wah, ribet banget Jibril ini. Bagaimana mungkin?

 

MARI BACA:

 

“Sekali tempo Jibril berjanji kepada Nabi (bahwa ia akan mengunjungi rumahnya, namun ternyata Jibril tidak muncul-muncul) dan belakangan ia baru berkata,
“Kami, para malaikat, tidak memasuki rumah yang yang mempunyai (gantungan) gambar maupun seekor anjing”.
(Bukhari volume 4, book 54, number 450).

 

KOMENTAR ORANG BERNALAR:
Masyallah! Jibril sebagai transmitter wahyu yang sempurna kok berkomunikasi dengan cara kampungan begitu? Membiarkan Nabi (sudah Nabi, kan?) hidup terus dalam kegelapan, walau sesaat? Apanya yang najis dimata Jibril (Allah) bila anjing itu bukan anjing gila atau gambar setan dan porno? Apalagi kalau gambar itu gambar keindahan alam yang mengingatkan kita kepada kemaha-besaran Allah yang menciptanya!? Muslim mana yang tunduk dan taat pada “HUKUM JBRIL” yang satu ini?
Mungkinkah sosok surga seperti Jibril ini sampai terlanjur berjanji lalu sempat ingkar janji ? padahal ia sudah harus tahu bahwa dirumah Nabi ada barang –barang yang dinajisinya?

 

APPOINMENT UNTUK BERTEMU MUHAMMAD?
Dan kenapa Jibril kok perlu bikin appointment segala untuk berkunjung kerumah seseorang?
Sepanjang sejarah kenabian, pernahkah Tuhan atau Utusan-Nya dari sorga yang kalau diutus kedunia, perlu membuat janji kunjungannya kepada orang-orang didunia ini terlebih dahulu?
Kita tahu bahwa kunjungan Tuhan Elohim kepada Adam, Nuh, Abrahim, Ishak, Yusuf, Musa, Daud … hingga kepada kunjungan malaikat Gabriel kepada Zakharia dan Maria, tidak satupun pakai prosedur “appointment janji”. Sebab jikalau Tuhan yang mengutusnya, Ia berdaulat penuh atas waktu yang ditetapkan oleh-Nya sendiri. “Appoinment ketemu” justru harus diartikan bahwa sosok yang disebut sebagai “jibril” itu hanyalah utusan picisan tanpa otoritas, dan ia itu yang harus dipertanyakan jatidirinya!

 

Lebih jauh lagi, tidakkah appoinment semacam itu juga berarti bahwa Jibril ini tidak efisien dan rapi dalam caranya menyampaikan wahyu surgawi: pertama%

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: