//
you're reading...
Muhamad

Apakah Muhammad Membuat Mujizat?

Diposkan oleh Ali Sina, pada tanggal 3 Desember 2010

 

Bukan sebuah rahasia bahwa iman itu buta dan orang-orang beriman tidak dapat melihat jika ada yang salah dengan obyek kepercayaan mereka itu. Inilah alasan mengapa ketika orang-orang Muslim mengklaim bahwa mereka telah menemukan kesalahan-kesalahan dalam Alkitab, teks-teks Hindu dan kitab suci agama-agama lainnya, mereka sendiri tidak dapat melihat kemustahilan yang sangat kentara dari iman mereka sendiri…

 

Orang Muslim sedemikian besarnya mencintai Muhammad sehingga mereka ingin berpakaian seperti dia, berbicara dengan bahasa yang sama dengannya, berperilaku seperti dia dan bahkan memakan makanan yang sama seperti yang ia makan. Ini tidak mengindikasikan kebesaran Muhammad, tetapi iman yang tanpa syarat, fanatik dan buta dari para pengikutnya.

 

Para pengikut semua ajaran bidat, sangat berlebih-lebihan dalam memuliakan pemimpin mereka. Semua bidat adalah bidat dalam hal personalitas. Bidat-bidat ini adalah mengenai satu pribadi yang menjadi pusat dari semua perhatian, pemujaan, imitasi dan kata-kata pujian. Hal ini tidak mengindikasikan bahwa para pemimpin mereka benar-benar mahluk super. Manusia membutuhkan para pahlawan dan mereka sendiri yang membuatnya. Seringkali ketika para pemimpin mereka mati, mereka menjadikannya mitos yang lebih besar dari apa yang pernah dilakukan oleh si pemimpin ketika ia masih hidup.

 

Orang Muslim belum pernah melihat Muhammad. Mereka bergantung pada kisah-kisah yang diceritakan oleh pihak kedua, mengenai nabi mereka. Kisah-kisah itu mengidolakannya jauh melampaui akal sehat manusia. Banyak dari dongeng-dongeng itu (hadis) merupakan hasil rekaan, dibesar-besarkan dan tak punya dasar. Salah satu adalah yang berikut ini.

 

Sahih Bukhari Volume 5, Buku 58, Nomor 208

 

Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:

 

Penduduk Mekah meminta rasul Allah untuk memperlihatkan pada mereka sebuah mujizat. Kemudian ia memperlihatkan pada mereka (bagaimana ia) membelah bulan menjadi dua bagian, dan diantara bulan itu mereka bisa melihat gunung Hira.

 

Juga baca Sahih Bukhari Volume 4, Book 56, Number 830, 831, 832

 

Pemotongan bulan menjadi dua bagian juga disebutkan dalam Quran, tetapi fenomena aneh ini tidak diklaim sebagai sebuah mujizat dari Muhammad. Sebaliknya yang terjadi adalah bahwa Muhammad dan sekelompok orang Mekah mengamati apa yang mereka pikirkan sebagai dua buah bulan, dan Muhammad mengomentari hal itu sebagai sebuah mujizat dari Allah. Informasi lebih jauh mengenai pemotongan bulan menjadi dua bagian bisa anda lihat dalam artikel ini.

 

Atau mujizat yang satu ini, yang mengklaim bahwa Muhammad menjadikan air dari ketiadaan.

 

Sahih Bukhari Volume 1, Buku 4, Nomor 170

 

Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:

 

Aku melihat Rasul Allah saat sholat Ashar sudah tiba dan orang-orang mencari air untuk melaksanakan wudhu, tetapi mereka tidak menemukan air. Kemudian sebuah tempayan untuk wudhu dibawa kepada Rasul Allah. Ia menaruh tangannya ke dalam tempayan itu dan memerintahkan orang-orang untuk melaksanakan wudhu dari air yang ada di dalamnya. Aku melihat air keluar dari bawah jari-jarinya hingga mereka semua selesai melaksanakan wudhu (ini adalah salah satu mujizat yang dilakukan Nabi).

 

Atau, bagaimana ia memperbanyak roti. Sahih Bukhari Volume 5, Buku 59, Nomor 428

 

Namun demikian, mujizat-mujizat di atas berkontradiksi dengan Quran. Saat ditantang, Muhammad berulangkali menyangkal bahwa ia sanggup melakukan satupun mujizat. Ia katakan bahwa meskipun nabi-nabi lain sebelum dia diberi kuasa untuk melakukan mujizat, namun mujizat Muhammad satu-satunya adalah Quran.

 

Sahih Bukhari Volume 9, Buku 92, Nomor 379

 

Diriwayatkan oleh Abu Huraira:

 

Nabi berkata,”Tak ada nabi di antara para nabi yang tidak diberikan mujizat, sebab melalui itu orang-orang akan merasa aman atau bisa percaya, tetapi yang diberikan padaku adalah Inspirasi Ilahi yang diwahyukan oleh Allah. Karena itu aku berharap para pengikutku akan menjadi lebih besar dari pada nabi-nabi lainnya pada Hari Kebangkitan.”

 

Ada banyak ayat dalam Quran yang menegaskan ulang Hadis terakhir ini, yang membuktikan bahwa Muhammad tidak pernah melakukan satupun mujizat dan menganggap hal itu sebagai tidak bermanfaat.

 

Dalam ayat berikut, Muhammad mengakui bahwa nabi-nabi lain sebelum dirinya, datang dengan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang jelas. Tetapi meskipun demikian, orang-orang masih tetap menolak mereka. Karena itu Muhammad menambahkan bahwa ketiadaan mujizat yang ia lakukan adalah bukti dari pewahyuan yang ia terima.

 

“(Al Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.” Q. 3: 138

 

Orang-orang kafir berulangkali meminta Muhammad untuk memperlihatkan sebuah mujizat, supaya mereka bisa percaya.

 

“Dan mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dan bumi untuk kami, Q. 17: 90

 

Responnya (Muhammad) adalah:

 

Katakanlah: “Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?” Q. 17: 93

 

 

 

Orang banyak meragukan Muhammad karena mereka sama sekali tidak melihat satupun hal yang luar biasa atau mujizat yang bisa ia lakukan.

 

Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka: “Adakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasuI? Q. 17: 94

 

Dan mereka berkata: “Mengapa rasul itu memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-sama dengan dia? Q. 25: 7

 

atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya perbendaharaan, atau (mengapa tidak) ada kebun baginya, yang dia dapat makan dari (hasil)nya?” Dan orang-orang yang zalim itu berkata: “Kamu sekalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang kena sihir. Q. 25: 8

 

Tetapi Muhammad tetap mengatakan pada mereka bahwa ia hanyalah seorang manusia biasa dan bukan seorang malaikat, dan karena itu orang tidak seharusnya mengharapkan mujizat darinya!

 

Katakanlah: “Kalau seandainya ada malaikat-malaikat yang berjalan-jalan sebagai penghuni di bumi, niscaya Kami turunkan dari langit kepada mereka seorang malaikat menjadi rasul. Q. 17: 95

 

Akal sehat akan mengatakan bahwa, tak ada seorangpun yang akan menyangkali atau menyebut orang yang melakukan mujizat-mujizat yang besar seperti memotong bulan menjadi dua (sebagaimana yang diyakini oleh semua orang Muslim), sebagai seorang gila atau kerasukan. Tetapi mereka yang mengenalnya dengan baik, sesungguhnya menyebut dia (Muhammad) sebagai seorang gila atau kerasukan.

 

“Mereka berkata: “Hai orang yang diturunkan Al Quran kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila (atau kerasukan)!” Q. 15: 06

 

Tak ada seorangpun yang menuntutnya untuk memperlihatkan mujizat, jika ia sudah pernah memperlihatkan satu saja mujizat.

 

Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar?” Q. 15: 07

 

Respon Muhammad adalah:

 

Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan benar (untuk membawa azab) dan tiadalah mereka ketika itu diberi tangguh. Q. 15: 08

 

Orang Quraish terus-menerus meminta sebuah tanda atau mujizat agar bisa percaya, dan Muhammad tetap mengatakan bahwa ia tidak bisa melakukannya. Ia hanyalah seorang yang memberikan peringatan.

 

Orang-orang yang kafir berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Tuhannya?” Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk. Q. 13: 07

 


 

Ada banyak ayat-ayat lain yang mengisahkan cerita yang sama – dimana orang banyak meminta Muhammad memperlihatkan mujizat, dan Muhammad berkata bahwa ia hanyalah seorang manusia biasa, sama seperti mereka, ia hanyalah seorang yang memberikan peringatan. Satu bukti yang jelas yang menerangkan bahwa Muhammad sama sekali tidak pernah melakukan mujizat apapun, ada dalam ayat ini, dimana dikatakan bahwa orang menolak bahkan utusan-utusan lainnya yang datang dengan mujizat dan tanda-tanda yang nyata. Dengan kata lain, Muhammad tidak melakukan mujizat karena menurutnya, bahkan jika ia memperlihatkan mujizat pada mereka, tetap orang tidak akan percaya. Tentu saja ini adalah sebuah kebohongan. Saya adalah seorang rasionalis dan seorang pengkritik Islam. Namun, jika saya bisa melihat satu saja mujizat yang dilakukan oleh seorang Muslim, maka saya akan percaya.

 

“Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan (pula), mereka membawa mukjizat-mukjizat yang nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna” Q. 3: 184

 

Dalam ayat-ayat di atas, Muhammad sedang menyangkali kuasa supranatural apapun. Jika ia bisa melakukan mujizat, mengapa ia harus menolak untuk memperlihatkan satu saja pada mereka? Dalam ayat berikut, secara jelas ia menolak mujizat sebagai bukti kenabian, dan menganggapnya sama saja seperti sihir.

 

(lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka: “Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya?” Q. 21: 3

 

 

 

Jika Muhammad memperlihatkan mujizat, memang hal itu tidak menjadi bukti bagi mereka yang belum pernah melihatnya melakukan hal itu, tetapi paling tidak hal itu akan meyakinkan mereka yang ada di sekelilingnya.

 

Ada banyak dukun, sama seperti seorang bajingan India yang bernama Sai Baba, yang memperlihatkan tipuan-tipuan untuk mengelabuhi audiennya. Tetapi Muhammad bahkan tidak sanggup melakukan apa yang diperbuat oleh Sai Baba.

 

Muhammad benar saat ia menekankan bahwa mujizat yang riil adalah pesan yang ia sampaikan atau Quran. Meskipun ini adalah sebuah argumen valid, tetapi Al Quran sendiri sama sekali bukan sebuah mujizat. Ini adalah sebuah buku yang penuh dengan kesalahan-kesalahan dan hal-hal yang menggelikan.

 

Saya tidak bisa melihat Muhammad sebagai seorang manusia superior berdasarkan dua alasan:

 

a) Banyak hadis dan ayat-ayat dalam Quran, memperlihatkan dirinya sebagai seorang yang bengis, penuh dengan dendam, penipu, dan najis. Ia berperilaku sebagai seorang penyerang, perampok, membunuh mereka yang tidak percaya padanya, mengutuki musuh-musuhnya, memperlakukan wanita sebagai warga negara kelas dua dan menyebut mereka kurang dalam hal kecerdasan; secara pengecut membunuh wanita-wanita dan orang tua yang mengkritiknya. Semuanya itu membuatnya lebih terlihat sebagai seorang penjahat yang kejam daripada sebagai seorang nabi. Perilaku Muhammad yang seperti itu bukanlah karakteristik spiritual yang saya cari dari seseorang yang ingin saya ikuti dan muliakan. Perbuatan Muhammad sangat jauh dari perbuatan seorang “Utusan Yang Terhormat” sebagaimana yang ia klaim dalam Quran. 69:40

 

Sesungguhnya Al Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia,

 

b) Orang-orang Muslim modern hari ini, khususnya mereka yang standar etikanya diwarnai oleh ajaran barat/humanistik, yang berbeda dengan kebanyakan orang Muslim lainnya, sanggup membedakan antara yang benar dan yang salah. Karena itu mereka mencoba membuat jarak antara diri mereka dengan hadis-hadis yang memperlihatkan Muhammad sebagai seorang gangster kejam dan tak bermoral. Mereka menyangkal validitas hadis-hadis tersebut dan semua hal yang memperlihatkan Muhammad sebagai sebuah terang yang negatif. Namun demikian, jika hadis-hadis dan ayat-ayat itu adalah palsu, maka seluruh validitas Islam akan hancur berkeping-keping dan karena itu, tak ada lagi alasan untuk mempercayai sebuah figur mitologis; yang hidup serta kata-katanya sama sekali tidak diketahui.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: